Vertigo Perifer

Vertigo perifer yang dibagi dalam tiga jenis. Vertigo merupakan bagian atau gejala dari suatu penyakit, namun bukan termasuk penyakit yang membahayakan. Vertigo menurut etiologinya  terbagi menjadi tipe perifer, etiologinya idiopatik.

Kasus terjadinya vertigo idiopatik sebanyak 49 %, trauma 18 %, labirintitits viral 15 %, lain-lain (sindrom meniere 2%, pascaoperasi telinga 2 %, pascaoperasi non telinga 2 %, ototoksisitas 2 %, otitis sifilitika 1 % dan lainnya 3 %).

Vertigo perifer

Vertigo perifer

Beberapa faktor predisposisi lain yang mencetuskan terjadinya vertigo adalah :

  1. Kurangnya pergerakan aktif, sehingga saat mengalami perubahan posisi mendadak akan timbul sensasi vertigo.
  2. Peminum alkohol berat memiliki faktor seperti perasaan cemas, terhisap zat kimia, dan berada dalam ruang yang tertutup dan panas.
  3. Pascaoperasi mayor
  4. Gangguan pada pengelihatan yang mengakibatkan terjadinya gangguan pada keseimbangan tubuh dan memicu penyakit vertigo.
  5. memungkinkan sistem vestibular untuk terus mengakomodasi perubahan yang terjadi. Sehingga pada akhirnya manifestasi klinis yang dihasilkan berupa sensasi samar ketidakseimbangan dan bukan vertigo akut.

Jika Anda memiliki vertigo Medisource BPPV penyebab perifer vertigo umum dari vertigo mirip dengan sifat jangka pendek dari penyakit dan bagaimana memperlakukan vertigo adalah perpanjangan alami murah maxs perifer vertigo dan pusing gejala pusing dapat merusak perangkat kehilangan informasi input.

Gejala vertigo vestibular perifer adalah pandangan kabur, letih, lesu, sakit kepala, detak jantung cepat, kehilangan keseimbangan, kehilangan konsentrasi, nyeri otot terutama di leher dan punggung, mual, muntah, kemampuan kognitif menurun, serta sensitif terhadap cahaya dan bunyi.

Durasi gejala pada vertigo perifer terjadi dalam hitungan menit, harian, mingguan, namun berulang (recurrent). Penyebab umum vertigo jenis perifer adalah infeksi (labyrinthitis), Ménière’s, neuronitis, iskemia, trauma, toksin. Penyebab umum vertigo sentral adalah vaskuler, demyelinating, neoplasma.

Intensitas vertigo jenis perifer sedang hingga berat, mual (nausea) dan muntah (vomiting) umumnya terjadi pada vertigo jenis perifer. Vertigo jenis perifer umumnya berhubungan dengan posisi (positionally related. Kehilangan pendengaran (hearing loss) hingga ketulian (deafness) umumnya terjadi pada vertigo perifer.

Vertigo jenis perifer beronset akut (waktunya singkat atau serangannya cepat terjadi). Tinnitus (telinga berdenging) seringkali menyertai vertigo jenis perifer. Pada vertigo jenis perifer tidak ada defisit neurologis. Sifat nystagmus pada vertigo jenis perifer adalah fatigable, berputar (rotary) atau horisontal, dan dihambat oleh fiksasi okuler.

Penyakit gejala vertigo perifer dibagi menjadi 3 bagian yaitu migrain vistabuler, penyakit meniere, dan neuritis vestibuler.

MIGRAIN VISTABULER

Merupakan kelainan yang disebabkan akibat vertigo perifer. Kelainan yang menyebabkan vertigo spontan dan bersifat apisodik. Migrain vistabuler lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan pada pria dengan perbandingan 5:1.

Tanda dan gejala migrain vistabuler.

Migrain ditunjukkan dnegan adanya rasa nyeri pada kepala unilateral yang progresif yang disertai dengan gejala vertigo. Gejala vertigo perifer memiliki durasi yang berfariasi mulai dari beberapa detik hingga beberapa hari. Beberapa gejala lain yang muncul sepeti intoleransi pergerakan kepala. mual, muntah, pusing, penurunan tajam pengelihatan bila dipengaruhi dati fotofobia, nyeri pada leher, ansietas dan gangguan pendengaranyang terjadi biasanya ringan.

Faktor resiko dari jenis vertigo perifer migrain vistabuler.

–        Mentruasi

–        gangguan tidur

–        stress yang berlebihan

–        hipoglikemia

–        jenis makanan spesifik

–        perubahan cuaca yang tak menentu.

PENYAKIT MENIERE

Penyakit yang terjadi pada gangguan keseimbangan terutama saat berdiri yang mengakibatkan penderita vertigo perifer tidak mampu untuk berdiri tegak. Penyakit meniere biasanya menyerang pasien yang sudah berusia 50 tahun keatas.

Diagnosis penyakit meniere

Diagnosis untuk penyakit ini dapat ditegakkan dengan beberapa kriteria diagnosis yaitu:

–        adanya vertigo perifer yang timbul.

–        fluktuasi gangguan pendengaran beberapa tuli syaraf.

–        tidak terdapat kemungkinan penyebab gangguan keseimbangan sentral.

Terapi yang dapat dilakukan untuk penderita penyakit meniere antara lain seperti obat diuretik, antikolinergik, antiemetik, vasodilator, antiiskemia, neurotonik.

NEURITIS VESTIBULER.

Yang merupakan disfungsi dari vertigo perifer yang bersikap akut. Disfungsi di akibatkan dari inflamasi pada syaraf telinga bagian dalam. Penyakit ini terjadi pada manusia di pertengahan yaitu diatas 40 tahun.

Tanda dan gejala utama dari penyakit ini yang dikeluhkan oleh pasien karena penyakit vertigo perifer yang diderita terasa sangat berat dan disertai dengan mual dan muntah. vertigo ini lebih berat pada pergerakan kepala dan biasanya terada pada saat anda bangun pagi. Vertigo biasanya menyerang selama beberapa jam dan terasa semakin berat. Dalam beberapa hari vertigo akan semakin berat dan kemudian menjadi ringan pada beberapa minggu. Gangguan keseimbangan pada pasien terjadi selama beberapa bulan. Sedangkan tandanya yang paling utama adalah adanya nistagmus spontan dan horizontal. Hal ini disebabkan oleh adanya penelusuran sinyak vertibuler dari telinga yang sakt.

Pemeriksaan.

Pemeriksaan pada penyakit ini berupa anamnesis dengan menemukan tanda dan gejala yang diderita pada pasien. Pemeriksaan keseimbangan yang dapat dilakukan yaitu:

–        pemeriksaan stimulasi kalori, yang menunjukkan tidak adanya respons pada telinga yang terganggu.

–        pemeriksaan rombeng, yang menunjukkan pasien jatuh ke sisi lesi.

–        menuber hallpike yang menunjukkan adanya nistagmus satu arah yang terjadi bila mata melirik ke arah telinga yang lesi.

Selain itu juga dapat dilakukan dengan pemeriksaan audiometri, ENG, dan VNG yang dapat berperan dalam menentukan perberdaan fungsi keduan telinga anda.

Diagnosis banding pada penyakit ini seperti BPPV, vertigo sentral, labirintitis, migrain, dan stroke.


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Penyakit Vertigo dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Vertigo and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *