Gejala Penyakit Vertigo

Vertigo merupakan persepsi gerakan yang salah, baik persepsi dalam diri pasien terhadap keadaan sekitarnya, sebagai akibat dari ketidakseimbangan, input vestibular. Beberapa pasien mengalami vertigo berat dunia sekitar seolah berputar di sekeliling mereka, dan disertai oleh muntah dan hilangnya keseimbangan. Gejala penyakit vertigo yang lebih ringan dapat dideskripsikan sebagai perasaan pasien seperti sedang berada diatas kapal. Pusing merupakan keluhan yang paling sering harus diperhatikan apakah pasien benar-benar mengalami vertigo, atau ada arti lain, misalnya presinkop atau cara berjalan yang tidak stabil.

Adanya gejala penyakit vertigo lain yang berhubungan dapat membantu menentukan lokasi lesi pada jaras vestibular. Sehingga vertigo saja atauu disertai kombinasi dengan gejala koklearis lainnya (pendengaran kurang, tinitus) menunjukkan gangguan vestibular perifer.

Pada umunya gejala penyakit vertigo akan merasakan sensasi gerakan seperti berputar baik dirinya sendiri atau lingkungan yang berputar. Selain itu, kadang ada juga yang disertai gejala mual atau muntah, berkeringat, dan gerakan mata yang abnormal. Gejala ini bisa terjadi dalam satuan menit atau jam, dapat bersifat konstan atau episodik (kadang-kadang). Ada pula yang merasakan telinga berdenging gangguan penglihatan, lemah, sulit bicara, atau kesulitan berjalan.

Semua gejala vertigo perlu dievaluasi oleh dokter. Sebagian besar penyebab vertigo tidak berbahay, dan pada umumnya dapat diatasi dengan pengobatan. Pilihan obatnya tergantung dari diagnosis jenis vertigo dan penyebab vertigonya. Misalnya jika terjadi infeksi bakteri pada telinga dalam, tentu butuh antibiotika.

Posted in Gejala Vertigo | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Vertigo

Vertigo adalah rasa sakit yang dahsyat di bagian kepala, sehingga kehilangan keseimbangan. Rasa sakit ini bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti ketegangan saraf, kelelahan fisik dan piskis, kurangnya asupan gizi makanan, serta kurangnya oksigen dalam darah.

Gejala vertigo :

1. Keadaan pusing yang luar biasa. Penderita merasakan sekelilingnya seakan-akan berputar-putar. Keadaan pusing ibarat bumi terombang-ambing ini disebabkan oleh gangguan keseimbangan yang berpusat di area labirin atau rumah siput di daerah telinga.

2. Mual-mual ingin muntah

Vertigo dapat dicegah dengan melakukan beberapa upaya pencegahan vertigo, antara lain :

- Tidur dengan posisi kepala agak tinggi

- Bangun secara perlahan dan duduk terlebih dahulu sebelum bangkit dari tempat tidur

- Hindari posisi membungkuk saat mengangkat barang

- Hindari posisi mendongakkan kepala, misalnya untuk mengambil suatu benda dari ketinggian.

Posted in Gejala Vertigo | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Vertigo Perifer

Vertigo merupakan bagian atau gejala dari suatu penyakit, namun bukan termasuk penyakit yang membahayakan. Vertigo menurut etiologinya  terbagi menjadi tipe perifer, etiologinya idiopatik.

Kasus terjadinya vertigo idiopatik sebanyak 49 %, trauma 18 %, labirintitits viral 15 %, lain-lain (sindrom meniere 2%, pascaoperasi telinga 2 %, pascaoperasi non telinga 2 %, ototoksisitas 2 %, otitis sifilitika 1 % dan lainnya 3 %).

Beberapa faktor predisposisi lain yang mencetuskan terjadinya vertigo adalah :

1. Kurangnya pergerakan aktif, sehingga saat mengalami perubahan posisi mendadak akan timbul sensasi vertigo.
2. Peminum alkohol berat
3. Pascaoperasi mayor

Gejala vertigo vestibular perifer adalah pandangan kabur, letih, lesu, sakit kepala, detak jantung cepat, kehilangan keseimbangan, kehilangan konsentrasi, nyeri otot terutama di leher dan punggung, mual, muntah, kemampuan kognitif menurun, serta sensitif terhadap cahaya dan bunyi.

Posted in Gejala Vertigo | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penatalaksanaan Vertigo

Vertigo sebenarnya bukanlah bagian dari suatu penyakit berbahaya, hanya saja vertigo jika berlarut-larut dapat menyebabkan gangguan kesehatan, kemudian timbullah penyakit yang tidak diinginkan.

Sebelum memulai pengobatan, harus menentukan sifat dan penyebab dari vertigo. Dilihat dari gerakan mata yang tidak normal menunjukkan adanya kelainan fungsi di telinga bagian dalam atau saraf yang menghubungkan langsung pada otak.

Nistagmus merupakan gerakan mata yang cepat dari arah kiri ke kanan atau dari atas ke bawah. Dengan menggarahkan arah tersebut bisa membantu dalam melakukan pemeriksaan dan diagnosa. Ketika diagnosa berlangsung dapat dilakukan suatu pergerakan yakni dengan merangsang gerakan kepala penderita secara tiba-tiba atau dengan meneteskan setetes air ke dalam dinding telinga dalam.

Biasanya, ketika dilakukan diagnosa, penderita vertigo diminta untuk menguji keseimbangan dengan berdiri kemudian berjalan dalam satu garis lurus, awalnya dilakukan dengan mata terbuka dan kemudian diulang dengan mata tertutup.

Selain diagnosa dengan tes penglihatan, kini penderita vertigo melakukan tes pendengaran. Umumnya penderita vertigo ketika melakukan tes pendengaran akan merasa kesulitan. Tes pendengaran ini seringkali dilakukan oleh para ahli medis karena dapat membantu menentukan ada tidaknya kelainan telinga yang mempengaruhi keseimbangan dan pendengaran.

Pemeriksaan lainnya adalah dengan menggunakan CT Scan atau MRI kepala yang dapat membantu mendiagnosa, apakah ada kelainan yang terjadi pada tulang atau tumor yang menekan saraf di otak. Jika diduga terdapat penurunan aliran darah di sekitar otak, maka dilakukan pemeriksaan angiogram, untuk melihat adanya sumbatan pada pembuluh darah yang menuju ke otak.

Posted in Gejala Vertigo | Tagged , , , , | Leave a comment